Analisa Usaha Penggemukan Domba Betina

Analisa Usaha Penggemukan Domba Betina

Analisa Usaha Penggemukan Domba Betina

Pada kesempatan ini kami akan memberikan sebuah gambaran Analisa Usaha di bidang penggemukan Domba. Setiap jenis usaha memeiliki tujuan akhir yaitu keuntungan, dan keuntungan dapat diperoleh jika pendapatan lebih besar dari pengeluaran. Semakin tinggi selisih yang di dapat makan dapat dipastikan keuntungan semakin banyak. Untuk mendapatkan angka pasti kerugian atau keuntungan suatu usaha, dilakukanlah pencatatan pengeluaran atau pemasukan. Kedisiplinan melakukan hal tersebut adalah kunci kesuksesan dalam setiap usaha yang di lakukan.

Kenapa harus Domba?

Domba merupakan salah satu jenis ternak rumenisasi yang banyak ditemukan pada skala usaha kecil dan besar. Tingkat resiko kematian yang kecil dan ketahanan tubuh domba dalam berbagai iklim termasuk alasan utama para peternak untuk menjalankan usaha ini. Daging domba memeliki kelebihan dibandingkan dengan kambing Tekstur daging kambing lebih keras dibandingkan dengan domba. Proses memasak untuk daging kambing pun butuh waktu lebih lama agar empuk, seperti dengan direbus. Menurut Direktorat Gizi Departemen Kesehatan RI, daging domba memiliki nilai gizi yang lebih baik daripada daging kambing per 100 gram.Dalam setiap 100 gram daging domba terdapat 206 kalori, 17,1 gram protein, dan 14,8 gram lemak. Daging domba juga lebih kaya protein, fosfor, zat besi, dan vitamin B1 daripada daging kambing. Daging domba proteinnya tinggi, bahkan tiga kali dari unggas dan ikan. Dilapangan banyak sekali pemanfaatan daging Domba seperti Sate, Daging Kebab dll. Harga jual daging domba juga kian meningkat seiring dengan pertumbuhan permintaan nya setiap tahun. Dan pada kesempatan ini kami memilih domba betina untuk dijadikan sebagai bahan bibit penggemukan dikarenakan harga dari bibit domba pejantan yang jauh lebih tinggi dari domba betina. Pada saat ini di kediri jawa timur 10 desember 2020 harga domba betina berkisar antara Rp. 45.000 – Rp. 48.000 /kg dan jantan Rp. 60.000 – Rp. 65.000. sedangkan harga jual domba yang sudah digemukan berkisar Rp.. 46.000 – Rp.  48.000  domba betina dan Rp. 50.000 domba jantan.

Bagaimana perhitungannya

Pada perhitungan kali ini saya tidak akan menghitung biaya pembuatan kendang, karena kendang dapat dibuat sesuai kebutuhan dan kemampuan pribadi masing-masing. Untuk skala 100-200 ekor pada pengalaman kami masih dapat dilaksanakan dalam model kendang semi umbaran, dengan laju pertumbuhan yang relative tidak jauh berbeda dari model Kandang Box atau Bateray, atau anda juga bisa kerjasama bagi hasil dengan peternak seperti yang kami lakukan. Model kerjasama yang kami lakukan adalah kami menyediakan pakan dan kandang untuk bibitnya di isi oleh mitra kerjasama kami. Jadi untuk kandang anda dapat menghitung sendiri kebutuhannya sesuai dengan kapasitas yang akan anda buat.

Bibit domba dengan rata rata berat 16 Kg dengan jumlah 100 ekor. Dengan pertambahan bobot rata – rata 0.8/kg perminggu  dan pakan yang kami gunakan pakan dengan ransum yang telah kami mix sendiri dengan bahan yang banyak ditemukan di sekitar daerah kami

Hasil keuntungan = pendapatan – pengeluaran

KeteranganHargaekorkgHariJumlahBobot awalBobot Akhir
Domba bibit Rp     46.00010016,00  Rp      73.600.0001.6002.320
Pakan Rp       2.5001002,5090 Rp      22.500.000  
obat & Vitamin     Rp            400.000  
        
        
Total Pengeluaran Rp  96.500.000
Total pendapatan = bobot akhir x harga jual 46,000 Rp106.720.000

106.720.000 – 96.500.000 = 10.220.000

Hasil keuntungan sebesar Rp. 10.220.000

Hasil dari keuntungan ini bersifat tidak tetap karena untuk harga bibit dan harga daging juga relative berubah. Harga bibit dan harga jual terkadang ada selisih harga. dimana disini kami hitung sama agar dapat memudahkan anda untuk menganalisanya. Besar kemungkinan harga daging lebih mahal dengan harga bibit karena kebutuhan akan daging terus meningkat tiap tahunnya.

Kesimpulan

Untuk bisnis penggemukan daging domba betina saat ini masih sangat layak untuk dikembangkan. Dapat juga dilakukan dengan kolaborasi antaran penggemukan dan breeding untuk menjaga atau menambah pemasukan. Untuk breeding kami akan membuat analisanya pada lain waktu

Leave a Reply